Translate

Wednesday, July 15, 2015

PRACTICAL TCP/IP - Mengenal MS Windows Networking ( BAG 1 )

18.1 Gambaran Microsoft Windows Networking
18.2 AmitekturMicrosoft Windows Networking
18.3 Implementasi Windows Networking
18.4 Implementasi Windows Networking pada TCP/IP
18.5 Implementasi Windows Networking - NT Service
18.6 Lab -Gambaran Windows Network Monitor
18.7 Lab - Network Monitor-filter protocol
18.8 Lab - Network Monitor- filter address
18.9 Lab- Network Monitor- displayfilter
18.10 Windows Network Monitor-tip dan trick
Ringkasan

Pengantar
Bab in memperkenalkan Microsoft Windows Networking Windows Networking dikembangkan secara terpisah dongan TCP/IP, berjalan pada sistem network yang berbeda dan hanya baru-baru in saja dikembangkan agar bisa beljalan bersama dengan TCP/IP.


18.1 Gambaran Microsoft Windows Networking
Microsoft Windows Networking adalah sebuah set protokol spesiflk yang digunakan oleh komputer berbasis Windows (dan beberapa lainnya) untuk melakukan sharing dalam sebuah LAN atau WAN. Windows Networking ini dikembangkan pada awalnya dengan tujuan untuk mempermudah user dari sebuah workgroup kecil untuk:
* Mengetahui resource (printer, file server)' yang tersedia pada network dengan memperbolehkan user untuk " browsing" seluruh jaringan. 
* Berbagi pakai (share) file dan printer. 
* Melakukan semua hal ini tanpa pre-konfigurasi atau dedicated server.
Anda dengan mudah menginstal Windows pada PC dan segera setelah Anda menghubungkannya dengan LAN, mekanisme ,sharing akan bekelja secara otomatis. Anda tidak perlu mengkonflgurasi file server: PC desktop saya dapat melakukan sharing file dengan desktop Anda. Semua PC pada LAN melakukan sharing resource sebagai peer-to-peer network, meskipun dengan kehadiran NT, dedicated file server dan arsitektur jaringan berorientasi clienUserver digunakan secara luas.
Windows NetworkingBerbeda dengan Protokol InternetLainnya
Microsoft Windows Networking adalah sebuah dunia yang seutuhnya terpisah denganprotokol network lain yang kitabahas padabuku ini:
* Dikembangkan di atas sistem network lain jauh sebelum TCP/IP menjadi dominan. Pada akhimya dikembangkan agar bisa bekelja bersama dengan TCP/IP.
* Dikembangkan secara komersial, tanpa perlu komentar, kritik atas perkembangan layanannya terhadap Internet dan RFC.
Karena berkembang pada jalur yang diatumya sendiri, terpisah dari protokol Internet "real" yang berevolusi bersama dengan Internet dengan model yang konsisten, sistem ini mempunyai perbedaan signifikan dengan TCP/IP:
* Tidak menggunakan port berbeda untuk operasi network yang berbeda; tetapi hampir semua bekerja pada port 137, 138, dan 139. Seperti yang kita lihat, hal ini membuat proses identifikasi tentang apa yang terjadi pada sebuah medium jauh lebih sulit untuk dilaKukan.
* Penggunaan nama dan bukan nomor IP, adalah referensi utama untuk resource. Hal ini tidaklah terlalu mengejutkan ketika Anda mengingat bahwa Microsoft Windows dapat beroperasi pada network non-IP di mama tidak terdapat nomor IP.
 * Masih digunakan pada network yang lain - network non- TCP/IP dan oleh Karena itu tidak dapat bergantung pada komponen TCP/IP, meskipun beljalan di alas TCP/IP. Sebagai contoh, untuk me-resolve mama, Windows Networking tidak dapat bergantung pada DNS`la harus mempunyai mekanisme yang bekelja pada network non-TCP/IP juga. (Namun, DNS bersifat wajib untuk Active Directory; Windows-2()OO networking mulai meninggalkan sistem network non-TCP/IP!)
 * Dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana protokol Windows Networking berevolusi dengan caranya sangatlah susah dicari. Deskripsi sistem yang sangat detail hampir tidak ada. (Karena ha! ini kita telah memasukkan detail sebagai bagian buku ini, agar informasi ini mudah diakses).
Sebagai tambahan, beberapa topik sangatlah kompleks, dan melibatkan traffic network yang besar sehingga bekelja dengan menggunakan sniffer tidaklah mudah. Untuk semua alasan ini, kami mengalami kesulitan untuk bekelja dengan Windows Networking la bekelja dengan sangat berbeda, dan pengetahuan Anda tentang protokol

Apa yang kita bahas
Rita membahas Windows Networking hanya pada TCP/IP, terutama Karena buku ini berbicara tentang jaringan TCP/IP, juga Karena sistem jaringan yang lain di mana Windows Networking dapat heljalan mulai berkurang.
Penekanan kami ada pada bagaimana Windows Networking bisa bekelja sama pada jaringan TCP/IP, dan menjelaskannya dari titik di mana seseorang dianggap ham terhadap dunia jaringan, atau dari TCP/IP dan atau latar belakang UNIX. Windows Networking adalah subjek yang sangat besar, dan kita tidak menjelaskan secara detail tentang bagaimana merencanakan, mengimplementasikan, dan mengatur jaringan global berbasis Windows. Tetapi kita bertujuan untuk memberikan dasar tentang bagaimana jaringan ini bekelja. Kami menampilkan persamaan dan perbedaan di antara Windows Networking dan TCP/IP dan menggunakan pendekatan yang sama untuk memahami apa yang teljadi pada medium, dan untuk mengatasi berbagaimasalah.
Kami berkonsentrasi pada Windows Networking pada Windows-NT 4.0 Karena:
  • Windows-NT adalah sistem yang paling umum digunakan untuk jaringan Windows. Sementara komputer desktop umumnya menjalankan Windows-98 atau Windows-95, arsitektur jaringan yang digunakan adalah Windows-NT.
  • NT adalah fondasi untuk Windows-2000 (" Win2K" ) dan XP. Meskipun kita tidak menjelaskan Win-2K dan XP secara eksplisit, semua yang kita paparkan di sini hampir identik dengan sistem tersebut (terlepas dari Active Directory; yang merupakan sistem barn pada Win-2K).
  • Jaringan yang hanya menggunakan Windows-9x sudah tidak umum. Terlepas dari hal itu, kami dan konsumen kami Lelah menemukan bahwa Windows-9x sangat tidak reliable dibandingkan dengan NT, terlebih pada area jaringan. Bahkan perusahaan kecil sekalipun lebih memilih NT atau Win2K server untuk memperoleh reliabilitas yang tinggi, dengan risiko tingginya  biaya  awal. 
  • Win-2K dan XP sudah dirilis, tetapi hanya sedikit perusahaan yang sudah pindah secara penuh dan kebanyakan masih mempunyai sistem lama dalam jumlah yang besar. 


18.2 Arsitektur Microsoft Windows Networking  
Microsoft Windows Networking sering disebut Ne/BIOS (Network Basic Input Output System) networking NetBIOS adalah sebuah layer pada stack Windows Networking yang merupakan batas antaraaplikasi
 
Windows Networking ke atas dan sembarang sistem network yang digunakan di bagian bawah- TCP/IP, Novel, dan sebagainya.
Windows Networking menggunakan NetBIOS untuk transfer file dan identifikasi nama dan seterusnya.la tidak menggunakan FTP atau NFS atau protokol Internet lainnya (meskipun ia dapat membuat penggunaan yang terbatas dari DNS pada keadaan khusus, Modul 19.7). Hal ini berbeda dengan NFS, yang digunakan untuk sharing file pada Linux dan UNIX: NFS hanya menyediakan file sharing dan membiarkan protokol lainnya menangani aspek lain dari operasi jaringan suatu komputer, di mana Windows Networking menanganinya semua.
NetBIOS adalah layer pada stack - program interface aplikasi. NetBIOS menggunakan protokol SMB (Server Message Block) untuk melakukan sharing file dan printer melalui jaringan, dan mengirimkan pesan di antara user yang login. (Istilah SMB dan NetBIOS dan Windows Networking sering disalahartikan, meskipun sebenarnya sama). SMB digunakan pada banyak implementasi sistem jaringan dan sistem operasi: Microsoft Windows Networking (Untuk Windows-9x, NT, 2000, dan XP), Windows for Workgroup (Networking untuk Windows versi 3.I), LAN Manager (Windows dan UNIX), IBM LAN Server, DEC Pathworks, dan sistem jaringan DECnet, 3Com 3+Open, meskipun kebanyakan dari sistem ini tidak digunakan lagi.
Garnbar 18.1 menggambarkan relasi dari banyak komponen berbeda pada NT. Gambar ini mengilustrasikan bagaimana NetBIOS beljalan di atas banyak layer network lainnya, seperti yang dijelaskan pada modul sebelumnya. Kami menunjukkan komponen Novell dan DECnet hanya sebagai perbandingan dan tidak akan menyebutkan mereka lagi. Kami juga tidak tertarik pada NetBEUI: merupakan protokol lama yang tidak kita perlukan, meskipun kadang menyebabkan kebingungan. Kita menjelaskan hal ini pada Catatan. (Gambar 18.1 menggambarkan versi Windows dari ping dan telnet sebagai aplikasi NetBIOS: Mereka dapat menggunakan Windows Networking`sebagai bagian atau sebaik DNS - Untukme-resolve nama, seperti yang akan kita lihat pada Bab 19.)

Gambar 18.1Komonenjankanpada Windows-NT
 

Karni hanya tertarik pada NetBIOS yang beljalan pada jaringan TCP/IP. Pada Windows-NT, hal ini disebut NetBTatau NBT (NetBIOS overTCP/IP).
Beberapa layanan diturunkan dari desain ash Windows Networking:
* Karena ia didesain untuk workgroup LAN tunggal, sangat bergantung sepenuhnya pada paket broadcast. Karena broadcast tidak bekelja melalui router dan oleh sebab itu tidak bekelja melalui intemet, hal ini menyebabkan kesulitan ketika kita mempunyai LAN besar atau multi-site network yang menggunakan Windows Networking
 * Karena Windows Networking dapat digunakan pada sistem jaringan yang berbeda, ia tidak bergantung pada komponen TCP/IP ketika ia bekelja di atas TCP/IP. Contohnya, untuk me­resolve nama, Windows Networking tidak bergantung pada DNS - ia hams mempunyai mekanisme yang bekelja pada jaringan non-TCP/IP juga. 
* NT menggunakan konsep binding untuk mengontrol komponen mana pada satu layer yang berhubungan dengan komponen pada layer yang lain. Hal ini mengizinkan Anda untuk memilih protokol level bawah dan kartu jaringan atau protokol mana yang dapat digunakan (Modul 18.5). Binding diaplikasikan pada urutan yang spesiflk, sehingga dua sistem dengan
komponen network yang sama tetapi dengan urutan binding yang berbeda dapat berperilaku berbeda.
. Karena sistem jaringan yang berbeda melakukan prosesnya
dalam Cara yang berbeda-beda, sangat dianjurkan agar Anda memilih hanya satu protokol level bawah pada network Anda jika dimungkinkan. Jika tidak:
Sebuah set komputer yang berbeda` dapat berperilaku tidak konsisten, contohnya ketika Anda melihat pada sebuah set dari resource network dari satu komputer menggunakan Windows Explorer, Anda bisa mendapatkan hanya sebagian resource yang tampak dari komputer yang lain. Hal ini bisa teljadi Karena salah satu komputer menggunakan NetBIOS di alas TCP/IP ketika ia mengakumulasi daftar resource pada jaringan, di mana sebuah komputer lainnya dengan NetBEUI hanya akan melihat komputer dengan protokol NetBEUI lainnya.
Anda mungkin menggunakan urutan binding yang berbeda pada komputer yang berbeda. Contohnya jika nama alice hams di-resolve, sebuah komputer mungkin me-resolvenya dengan menggunakan DNS dan memberikan basil, dan komputer lainnya mungkin me­resolve-nya dalam Novell dan memberikan basil yang berbeda.
Performa berkurang, Karena banyak altematif yang hams dicoba. Contohnya, jika Anda mempunyai banyak sistem name resolution yang beljalan dan Anda mencoba untuk melihat nama dari komputer yang tidak eksis, setiap sistem resolusi hams mencoba pada saat gilirannya, dan setiap timeout yang ada hams berakhir sebelum komputer Anda dapat mengetahui secara pasti bahwa nama tersebut tidak valid. Hal ini membutuhkan tiga atau empat Kali lebih lama dan membutuhkan extra traffic pada jaringan. (Hal ini menunjukkan mengapa sebagian besar pengguna Windows komplain tentang performa yang lambat). Protokol ekstra dapat menjadi lubang keamanan, contohnya jika Anda menjalankan NetBEUI pada sistem Anda, ia dapat menyediakan " back door" di antara firewall berbasis TCP/IP dan sistem keamanan lainnya. Pemecahan masalah menjadi lebih sulit - terdapat lebih banyak komponen dan setting konfigurasi yang hams Anda periksa.



18.3 Implementasi Microsoft Windows Networking

Pada bab ini kami akan menjelaskan tiga area utama dari Windows Networking:
1. Nama komputer dan resource
Windows Networking menggunakan mama dan bukan nomor IP sebagai referensi utama suatu komputerdan resource lainnya. Hal ini sangat berkebalikandengan TCP/IP,di mana sebuah nomor IP dari sebuah komputer merupakan hal yang penting dan hostname hampir selalu merupakan pilihan altematif. IP network dapat bekeljadengan sempuma tanpa nama, tetapi Windows Networking bergantung sepenuhnya pada nama untuk operasidasarnya:
* la menggunakan nama yang unik untuk setiap PC dan user, sebagai contoh, nama PC saya adalah pc29 dan saya logindengan usemame administrator
* la menggunakan nama group untuk layanan network atau resource tertentu. Sebuah nama group akandipakai oleh semua komputer yang menawarkan layanan atau resource tersebut.
a. Menggunakan paket broadcast. Misalnya komputer kita mekakukan proses booting, dan ia sudah dikonfigurasi dengan nama alice. la membroadcast dan bertanya apakah terdapat komputer dengan nama alice pada jaringan. Jika tidak ada reply, ia mengasumsikan bahwa nama tersebut OK dan PC tersebut beroperasi sebagai alice. (Jika komputer lain mengatakan bahwa ia menggunakan nama tersebut, kita hams melakukan konfigurasi ulang dan mereboot PC). Jika alice ingin menghubungi komputer Windows lainnya, Bob, ia membroadcast sebuah query untuk komputer dengan nama Bob. Jikaterdapat namaBob pada jaringan, ia akan membalas, dengan memberikan nomor IPnya.
b. Menggunakan WINS (Windows Internet Name Service). Setiap komputer pada saat booting akan mendaftarkan nama dan IP numbemya pada server WINS, dan setiap Kali ia ingin mendapatkan nomor komputer lain, ia melakukan query terhadapserver WINS.
Kami membahas name resolution secaradetail pada Bab 19.
2. Autentikasi dan keamanan
Autentikasi dan keamanan adalah bagian penting dari Windows Networking yang dikembangkan pada Windows-NT. NT memperkenalkan sebuah konsep keamanan " domain" - set komputer yang melakukan sharing database tunggal yang berisi usemame, password, dan informasi authorisasi yang akan mengontrol siapa yang boleh menggunakan sesuatu dan bagaimana iamenggunakannya.
Keamanan berbasis domain menyediakan "single sign-on" : Anda login pada network cukup sekali, dan login tersebut akan digunakan



untuk. mengontrol semua akses Anda terhadap resource - pada komputer ini dan komputer lain pada jaringan. Semua pengecekan otorisasi dilakukan secara transparan: meskipun jika komputer ini harus memasukkan Anda pada komputer yang lain, ia melakukan secara otomatis, tanpa meminta username dan password Anda lagi.
Bab 20 akan membahas NT domain, autentikasi, dan keamanan.
3. Browsing network untuk mencari komputer dan resource lainnya
"Browsing" adalah proses yang dilakukan oleh Windows Networking untuk mencari informasi terhadap resource yang tersedia dalam sebuah jaringan. Untuk melaksanakan proses ini secara otomatis tanpa konfigurasi manual atau bantuan server, Windows menggunakan sebuah sistem yang kompleks di mana komputer tersebut menampung daftar jaringan, untuk memuat informasi siapa saja yang menyediakan layanan spesifik. Pada kasus ini, komputer memilih " browse master" : yang bertugas mengakumulasi daftar resource pada network lokal. Setelah itu, ketika ada sebuah komputer pada network ingin mencari daftar resource, ia akan melakukan query terhadap browse master dan mendapatkan balasan berupa daftar resource yang tersedja. Inilah proses bagaimana Windows Explorer menampilkan daftar komputer dan printer pada Network Neighborhood pada jaringan Anda.
Rita akan membahas browsing Windows Networking pada Bab 21.
Sebagai tambahan atas ketiga area tersebut, kami mengkhususkan Bab 22 pada penggunaan Windows Networking
ProgramNetBIOS, Program " AsIi" TCP/IP,danProgram Hybrid
Beberapa aplikasi Windows adalah program NetBIOS Karena mereka berhubungan dengan jaringan NetBIOS. Sebagai contoh, net use, net view, dan Windows Explorer berhubungan erat dengan Windows


Networking dan menggunakan jaringan NetBIOS. Ethereal, sebaliknya, bergantung pada TCP/IP sebagai bagian dari daerah Windows dan tidak menggunakan NetBIOS atau Windows Networking samasekali.
Terdapat beberapa program - temtama aplikasi standar TCP/IP yang diporting oleh Microsoft ke dalam Windows - yang disebut
hybrid. ping dan telnet adalah contohnya. Meskipun fungsi utama mereka (mengirimkan paket ICMP atau menghubungkan dengan remote host) hams beroperasi menggunakan TCP/IP, name resolution yang mereka gunakan menggunakan resolusi NetBIOS dan TCP/IP (DNS). Sebagai contoh, saya dapat menggunakan perintah:
C:> ping www.microsoft.corn_
Dan nama www.microsoft.corn akan dikirimkan ke DNS untuk di-resolve, tetapi kita juga bisa menggunakan ping meskipun kita tidak mempunyai DNS yang bekelja pada network kita sama sekali. Sebagai contoh:
C:\>ping bob
Akan bekelja pada LAN dengan komputer Windows saja (Tanpa DNS) Karena ping akan menggunakan NetBIOS untuk resolve nama jika resolusi DNS tidak berhasil. (Pada kenyataannya, jika resolver pada PC Anda tidak terkonfigurasi dengan baik, resolusi DNS mungkin tidak akan terlaksana, dan jika bob adalah komputer UNIX yang tidak bisa di-resolve menggunakan NetBIOS, maka ping bisa gagal).
Rita akan membahas hal ini lagi ketika kita berhubungan dengan name resolution pada Bab 19, dan juga pada Appendix 22.

No comments:

Post a Comment